Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

Kegiatan Pengabdian Masyarakat untuk Mengurangi Intensitas Merokok Ayah di Dalam Rumah

Intensitas merokok ayah dalam rumah masih lumayan tinggi khususnya pada keluarga nelayan. Rokok dianggap sebagai kebutuhan pokok bagi nelayan baik pada saat melaut maupun saat dirumah. Perilaku merokok tersebut dilakukan baik didalam maupun diluar rumah. Bila melakukan didalam rumah, maka anggota keluarga lain utamanya istri dan anak ikut menghirup asap rokok bapak sehingga mereka menjadi perokok pasif. Untuk menekan insentitas merokok ayah di dalam rumah maka dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) pada keluarga nelayan di Desa Gunturu Kecamatan Herlang kabupaten Bulukumba. Adapun kegiatan Abdimas yang dilakukan berupa edukasi kesehatan melalui penyuluhan kesehatan tentang dampak rokok bagi kesehatan, pelatihan komunikasi asertif dan pembagian stiker “Larangan Merokok di Dalam Rumah”. Kegiatan Abdimas yang berlangsung beberapa hari pada tanggal 31 Juli – 5 Agsutus 2017 sangat didukung antusias ibu-ibu nelayan yang cukup tinggi untuk mengikuti kegiatan abdimas ini karena mereka sudah sering merasa terganggu dengan kebiasaan merokok bapak di dalam rumah. Kegiatan abdimas ini diketuai oleh Indra Fajarwati Ibnu, SKM,MA dengan pendanaan BOPTN tahun 2017 melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Hasanuddin.  Melalui kegiatan Abdimas ini diharapkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang akibat rokok bagi kesehatan yang didukung dengan kemampuan komunikasi yang efektif pada ibu untuk menyampaikan pendapat yang membatasi perilaku merokok bapak didalam rumah khususnya pada keluarga nelayan.

FacebookTwitterGoogle+Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016