Pengalaman Belajar Lapangan

Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

     PBL merupakan proses belajar untuk mendapatkan kemampuan professional kesehatan masyarakat yang merupakan kemampuan spesifik seorang tenaga profesi bidang kesehatan masyarakat, yaitu: 1) Menerapkan diagnosis kesehatan komunitas yang intinya mengenali, merumuskan dan menyusun prioritas masalah kesehatan masyarakat, 2) Mengembangkan program penanganan masalah kesehatan masyarakat yang bersifat promotif dan preventif, 3) Bertindak  sebagai  manajer  madya  yang  dapat  berfungsi  sebagai pelaksana, pengelola, pendidik dan peneliti, 4) Melakukan pendekatan pada masyarakat dan 5) Bekerja dalam tim multidisipliner.

Kegiatan PBL dilakukan dengan melibatkan institusi yang berorientasi langsung pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat seperti Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota maupun institusi yang dapat memberi kontribusi dalam bidang kesehatan. PBL ini terdiri dari 3 t tahapan mengikuti siklus perencanaan dan evaluasi yaitu PBL I, II dan PBL III. Kegiatan PBL I merupakan inti dari PBL yang lain karena merupakan fondasi awal di dalam menyusun program berikutnya. Kegagalan atau ketidakmaksimalan kegiatan PBL I akan mencerminkan pelaksanaan PBL II dan III. Selanjutnya, PBL II akan menitikberatkan pada prioritas masalah dan intervensi program dan PBL III adalah untuk evaluasi program hasil kegiatan PBL dan melakukan perbaikan-perbaikan jika  dianggap perlu.

TUJUAN PBL

1. Umum

Mahasiswa mampu melakukan analisis situasi melalui identifikasi, merumuskan dan memecahkan serta mengevaluasi masalah kesehatan masyarakat.

2. Khusus

PBL I :

  1. Mahasiswa mampu   mengidentifikasi   masalah   kebijakan   kesehatan, KB/Reproduksi, kejadian       penyakit,      gizi,       kesehatan       lingkungan, kesehatan kerja dan perilaku masyarakat.
  2. Mahasiswa mampu menyusun prioritas masalah.
  3. Mahasiswa mampu menyusun alternatif pemecahan masalah.

PBL II :

  1. Mahasiswa mampu menyusun dan melaksanakan program.
  2. Mahasiswa mampu melakukan advokasi, kemitraan, dan pemberdayaan masyarakat dalam pelaksanaan program.

PBL III :

  1. Mahasiswa mampu mengevaluasi program.
  2. Mahasiswa mampu merekonstruksi   program.
  3. Mahasiswa mampu  memberikan  rekomendasi  untuk  kesinambungan program.

Kompetensi PBL

  1. Mahasiswa mampu memahami dan menganalisis masalah kesehatan di tingkat masyarakat secara tepat.
  2. Mahasiswa mampu menyusun dan melaksanakan program dengan melibatkan partisipasi masyarakat.
  3. Mahasiswa mampu mengevaluasi dan memberikan rekomendasi untuk kesinambungan program berbasis masyarakat.
Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016