Profil Ilmu Gizi (S.Gz)

Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

Program Studi S1 Ilmu Gizi
Akreditasi A dari BAN-PT. Surat Keputusan Nomor 024/BAN-PT/Ak-XV/S1/VIII/2012, 10 Agustus 2012
Visi
“Menjadi Pusat Unggulan Gizi yang berstandar Internasional dan Berbasis benua maritim Indonesia Tahun 2020”
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan dalam bidang ilmu gizi yang handal, kompetetif, dan berkualitas internasional yang berbasis BMI.
2. Mengembangkan penelitian gizi yang tepat guna berbasis BMI untuk menghasilkan karya ilmiah bereputasi internasional.
3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat secara professional dalam peningkatan status gizi masyarakat dengan mendukung program pencapaian SDGs.
4. Mengembangkan enterpreneurship gizi yang kreatif dan inovatif yang berdaya saing.
Tujuan Umum
“Menghasilkan luaran pendidikan yang kompeten dan profesional dalam pengembangan Ilmu Gizi secara mandiri, yang ditunjang dengan etik dan moral keilmuan dalam memahami dan memecahkan masalah kesehatan”.
 Tujuan Khusus
1. Menghasilkan luaran pendidikan yang profesional dalam penalaran Ilmu Gizi untuk mendukung pembangunan kesehatan dalam suatu sistem kesehatan nasional.
2. Menghasilkan penelitian-penelitian yang mampu memahami dan memecahkan masalah gizi secara profesional.
3. Menghasilkan program-program pengabdian masyarakat yang dapat menjadi acuan pemerintah dan masyarakat melalui program magang dan pengabdian masyarakat oleh dosen.
4. Mengembangkan jejaring nasional, regional, dan internasional untuk kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat untuk ikut memecahkan masalah gizi.
Kompetensi
1. Kompetensi Utama
1) Mampu menjelaskan secara benar dasar-dasar ilmu gizi dan kaitannya dengan kesehatan dan pangan;
2) Mampu mengkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi, kesehatan, dan pangan dalam suatu sistem;
3) Mampu mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok, atau masyarakat;
4) Mampu membuat perencanaan intervensi dan pelayanan gizi yang sesuai dengan kebutuhan;
5) Mampu melaksanakan intervensi dan pelayanan gizi sesuai dengan rencana intervensi;
6) Mampu melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan intervensi dan pelayanan gizi;
7) Mampu melaksanakan kegiatan evaluasi pelaksanaan intervensi dan pelayanan gizi;
8) Mampu melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi;
9) Memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi;
10) Mampu melakukan persiapan-persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi;
11) Mampu merancang dan melaksanakan penelitian di bawah bimbingan seorang ahli atau kelompok ahli;
12) Mampu menerapkan hasil-hasil penelitian terbaru pada intervensi dan pelayanan gizi;
13) Mampu memutakhirkan diri dalam perkembangan ilmu dan teknologi bidang gizi.
2. Kompetensi Penunjang
1) Mampu melakukan penyajian materi dan kasus gizi dalam berbagai media komunikasi dengan menggunakan salah satu bahasa internasional minimal bahasa Inggris;
2) Mampu menggunakan komputer dalam penulisan makalah atau tugas akhir serta dalam penyajian karya ilmiah;
3) Mampu menggunakan fasilitas internet dalam pencarian literatur dan juga dalam berkomunikasi dengan sejawat lainnya dalam bidang gizi.
3. Kompetensi Lainnya
1) Mampu memberikan konsultasi gizi dalam berbagai jenis media komunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baku;
2) Mampu menyajikan karya ilmiah yang diperoleh dari hasil lapangan dalam bentuk tertulis dalam jurnal ilmiah baik di tingkat nasional maupun internasional;
3) Mampu berkolaborasi dengan sesama profesi kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terintegrasi kepada masyarakat.

 

FacebookTwitterGoogle+Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016