Profil Ilmu Kesehatan Masyarakat (M.Kes.)

Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

Program Studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat
 Ketua Program Studi
 Dr. Ridwan M. Thaha
     Program studi S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat merupakan salah satu program studi yang menawarkan beberapa konsentrasi jurusan yang terdiri dari Kesehatan Lingkungan, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Gizi, Epidemiologi, Promosi Kesehatan, Administrasi Rumah Sakit, dan Kesehatan Reproduksi dan Keluarga.
 spasi
Visi
“Terwujudnya Pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat yang Unggul di Asia Tenggara, Berjejaring Internasional dan Berbasis Benua Maritim Indonesia Tahun 2020”
 spasi
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan magister untuk pengembangan ilmu dan teknologi kesehatan masyarakat yang unggul dan kompetitif dalam pengkajian   masalah kesehatan masyarakat secara global, berbasis BMI
2. Menyelenggarakan pengkajian melalui penelitian dosen dan mahasiswa yang dapat mengembangkan konsep, metode dan strategi untuk membantu memahami dan memecahkan masalah kesehatan secara global, nasional dan lokal berbasis BMI
3. Menyelenggarakan usaha-usaha sistematis melalui program pengabdian masyarakat oleh dosen, praktik lapang serta benchmarking mahasiswa sebagai departemen dari rekomendasi penelitian, dengan menggunakan ilmu dan teknologi kesehatan masyarakat secara professional di tingkat nasional dan lokal berbasis BMI
4. Menyelenggarakan jejaring kerjasama dengan berbagai Negara dan institusi internasional untuk peneitian dan pengabdian masyarakat bersama, dan meningkatkan kerjsama pertukaran dosen dan mahsiswa antar universitas ditingkat asia tenggara guna mencapai standar mutu yang diharapkan dalam pernyataan visi
 spasi
Tujuan Pendidikan
1. Menghasilkan magister yang menguasai teori dan konsep ilmu kesehatan masyarakat secara luas dan mendalam, sehingga mampu mengkaji dan memahami masalah kesehatan secara komprehensif,
2. Menghasilkan magister kesehatan masyarakat yang mampu mengaplikasikan ilmu kesehatan untuk ikut memecahkan masalah dan merekomendasikan solusi kesehatan,
3. Menghasilkan magister yang mampu mengembangkan metode dan strategi dalam program kesehatan,
4. Menghasilkan magister yang memiliki kemampuan memperkuat manajemen dan tata kelola organisasi yang baik bercirikan profesionalitas, serta
5. Menghasilkan magister kesehatan masyarakat memiiki kemampuan bekerja bersama dalam tim lintas disiplin untuk program,  serta bertanggung jawab atas hasil kerjanya
 Kompetensi
1. Kompetensi Utama
Kompetensi utama tersusun dalam 8 rumusan kompetensi yaitu;
1) Kemampuan mengumpulkan, menilai,menganalisis,dan menerapkan informasi dan membuat keputusan berdasarkan bukti.
2) Mampu secara efektif membuat pilihan,  merencanakan,  dan terampil menerapkan dan mengevaluasi, termasuk pengelolaan Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti wabah dan keadaan darurat.
3) Terampil dalam komunikasi dengan publik.
4) Kemampuan untuk memahami budaya lokal.
5) Kemampuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat.
6) Memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat.
7) Kemampuan untuk merencanakan dan mengelola sumber dana.
8) Kemampuan untuk memimpin dan berfikir sistem.
 spasi
2. Kompetensi Pendukung
Kompetensi pendukung lulusan diklasifikasikan berdasarkan konsentrasi masing-masing, yaitu :
Konsentrasi Kesehatan Lingkungan
1) Memiliki kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis perubahan lingkungan terhadap kesehatan.
2) Mampu merencanakan dan mengelola program penanggulangan dampak lingkungan terhadap kesehatan.
3) Mampu memimpin dan bekerjasama dengan lingkungan sosial yang berbeda antarkelompok masyarakat dan kebudayaan.
 spas
Konsentrasi Administrasi dan Kebijakan Kesehatan
1) Mampu mengaplikasikan dan menganalisis kebijakan program kesehatan pada organisasi pelayanan kesehatan.
2) Mampu mengaplikasikan kemampuan advocacy, negoisasi dan leadership dalam mempengaruhi keputusan politik bidang kesehatan sesuai dengan etika dalam kesehatan masyarakat.
3) Mampu melakukan dan terampil dalam pengelolaan administrasi kesehatan dan manajemen pengembangan SDM pada institusi pelayanan kesehatan.
4) Mampu menganalisis dan melakukan perencanaan dan evaluasi program kesehatan.
5) Mampu merancang, mengembangkan dan menyelenggarakan sistem pembiayaan kesehatan dan pengelolaan program.
6) Mampu mengembangkan dan mengaplikasikan metode penelitian dalam bidang kebijakan kesehatan.
7) Mampu mengaplikasikan dan merancang sistem informasi manajemen kesehatan.
8) Mampu menjaga diberlakukannya peraturan dan perundangan yang melindungi masyarakat.
Konsentrasi Epidemiologi
1) Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dengan menggunakan metode penelitian epidemiologi deskriptif dan analitik untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan primer yang bersifat preventif dan promotif.
2) Mampu memecahkan permasalahan dengan menggunakan penelitian epidemiologi melalui pendekatan inter atau multidisiplin dengan disiplin ilmu lainnya.
3) Mampu mengelola penelitian dan pengembangan yang bermanfaat dalam rangka memecahkan masalah dan pengembangan ilmu kesehatan masyarakat, yang hasilnya mendapat pengakuan nasional dan internasional.
Konsentrasi Promosi Kesehatan
1) Mampu merencanakan dan melaksanakan advokasi untuk mendorong kebijakan publik yang sehat.
2) Mampu merancang dan melaksanakan pemberdayaan dan kemitraan  masyarakat untuk partisipasi kesehatan.
3) Memahami dan terampil menyusun rencana dan melaksanakan penyuluhan dan pemasaran sosial untuk perubahan perilaku.
4) Memahami dan terampil dalam merancang dan menggunakan teknologi media secara tepat.
5) Mampu bekerjasama dalam tim dan memimpin tim untuk mencapai tujuan.
 spasi
Konsentrasi Gizi
1) Mampu melakukan analisis ilmiah atas masalah gizi yang ada dalam suatu kelompok masyarakat pada suatu wilayah tertentu
2) Mampu menghasilkan simpulan diagnostik, prediksi dan berjaga atas ”masalah gizi kesmas” tersebut.
3) Mampu merancang program untuk solusi ”masalah gizi kesmas” tersebut.
4) Mampu melakukan follow up dan evaluasi atas masalah gizi kesmas yang ada dan program yang dilakukan untuk mengatasi suatu masalah gizi kesmas dalam suatu wilayah tertentu.
 spasi
Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit
1) Mampu menerapkan keilmuan, kemampuan riset dan keterampilan manajemen kesehatan dengan memahami rumah sakit sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terintegrasi.
2) Mampu menganalisis, merencanakan, mengimplementasikan, dan mengevaluasi organisasi dan program rumah sakit.
3) Mampu memahami dan mengimplementasikan fungsi dan proses manajemen rumah sakit meliputi sumber daya manusia, logistik dan farmasi, sistem informasi dan pemasaran serta manajamen pelayanan fungsional di rumah sakit, yang meliputi manajemen pelayanan medik dan pelayanan penunjang medik.
4) Mampu mengidentifikasi, memahami, mengelola dan menyelesaikan berbagai masalah administrasi dan manajemen dalam organisasi rumah sakit dengan berbagai pendekatan dan alat manajemen.
5) Mampu melakukan inovasi, enterpreneurship dan manajemen bisnis dalam organisasi rumah sakit.
6) Mampu merencanakan, mengimplementasikan dan mengevaluasi manajemen mutu, patient safety, manajemen risiko dalam rumah sakit.
7) Mampu memahami dan mengimplemantasikan aktivitas investasi, perencanaan keuangan dan operasional keuangan di rumah sakit.
8) Mampu mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang manajemen  rumah sakit berdasarkan pemikiran ilmiah.
 spasi
Konsentrasi Kesehatan Reproduksi dan Keluarga
1) Mampu memahami teori dan anatomi fisiologi dalam kerangka kesehatan reproduksi.
2) Mampu merencanakan dan melaksanakan pelayanan kesehatan reproduksi dan keluarga.
3) Mampu merencanakan dan melaksanakan pelayanan preventif dan rehabilitatif untuk gangguan kesehatan reproduksi.
3. Kompetensi Lainnya
1) Kemampuan pengembangan nalar dan mengkomunikasikan masalah lingkungan, sosial serta mengelola dampak lingkungan terhadap kesehatan.
2) Kemampuan mengaplikasikan keahlian kesehatan lingkungan dalam masyarakat.
3) Kemampuan pengembangan nalar untuk pemahaman konteks dan metode area epidemiologi dalam bidang kesehatan.
4) Kemampuan mengaplikasikan keahlian epidemiologi dalam masyarakat.
5) Kemampuan memberikan berbagai konsep pembinaan kesehatan reproduksi dalam kehidupan keluarga.
6) Kemampuan menganalisis dan melakukan pemecahan masalah kesehatan reproduksi.
7) Kemampuan komunikasi tentang penyakit degenerative yang menyerang wanita, jenis kontrasepsi dan teori infertility dan pencegahannya pada masyarakat.
8) Kemampuan untuk terlibat dan melakukan kerjasama dalam penerapan konsep pembinaan kesehatan reproduksi dalam kehidupan keluarga.
FacebookTwitterGoogle+Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016