Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku

Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

Profil Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku

A. Pendahuluan
     Departemen Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku (selanjutnya disingkat PK-IP) merupakan salah satu Departemen di lingkungan FKM Unhas dan pendukung sumber daya dosen dalam pengelolaan program studi, baik Program Studi S1/S2/S3 Ilmu Kesmas maupun S1 Ilmu Gizi. Departemen PK-IP didukung oleh 11 orang dosen (6 doktor; 2 diantaranya professor, dan 5 orang magister) dan 2 orang tenaga kependidikan. Departemen PK-IP periode 2015 – 2018 dipimpin oleh Dr. Suriah, SKM, M.Kes. (Ketua) dan Indra Fajarwati, SKM, MA (Sekretaris).
1. Visi
“Menjadi Terbaik di Indonesia dalam Pengembangan dan Pengkajian Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Tahun 2020”
2. Misi
a) Mengembangkan ilmu kesehatan masyarakat yang handal dan kompetetif melalui penelitian, pengkajian dan penerapan promosi kesehatan dan ilmu perilaku untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
b) Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan menggunakan pendekatan pendidikan dan promosi kesehatan
c) Mengembangkan SDM di bidang pendidikan dan promosi kesehatan melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan
B. Kompetensi Lulusan Peminatan
1. Mampu mengidentifikasi dan merumuskan secara tepat masalah perilaku berisiko terhadap kesehatan
2. Mampu melakukan penelitian dan pelatihan promosi kesehatan
3. Mampu menerapkan strategi dasar promosi kesehatan untuk mengatasi masalah kesehatan
4. Terampil merancang media cetak untuk promosi  & pencegahan masalah kesehatan
5. Terampil melaksanakan program promosi kesehatan di rumah sakit, tempat kerja dan institusi
Spasi
C. Kurikulum Departemen PKIP
Departemen PK-IP mengampu sejumlah Matakuliah, baik MK Wajib Fakultas, Wajib Program Studi, dan Peminatan.
spasi
No Kode Nama MK SKS Semester
I II III IV V VI VII VIII
1. 105K1712 Logika 2 2
2. 106K1712 Antropologi dan Sosiologi Kesehatan 2 2
3. 136K1022 Dasar Promosi  Kesehatan 2 2
4. 144K1722 Komunikasi Kesehatan 2 2
5. 211K1712 Pengorganisasian dan Pengembangan Masyarakat 2 2
6. 244K1722 Advokasi dan Negosiasi Kesehatan 2 2
7. 306K1712 Dimensi Sosial Budaya dan Perilaku Kesehatan 2 2
8. 307K1713 Media Sosial dalam  Promosi Kesehatan 2 2
9. 308K1712 Pemasaran Sosial 2 2
10. 309K1712 Penulisan  Kreatif 2 2
11. 310K1712 Penyuluhan Kesehatan 2 2
12. 340K1723 Promosi Kesehatan Rumah Sakit 2 2
13. 341K1723 Promosi Kesehatan di Tempat Kerja dan Institusi 2 2
14. 342K1723 Desain Media Kesehatan 2 2
15. 343K1723 Komunikasi Interpersonal dan Praktik Konseling  Kesehatan 2 2
16. 344K1722 Azas-azas Penelitian Perilaku 2 2
17. 345K1722 Dinamika Kelompok 2 2
18. 346K1722 Isu Strategis Promosi Kesehatan Terkini 2 2
19. 401K1714 Magang Promosi Kesehatan 4 4
D. Persyaratan Pemilihan Peminatan
     Penentuan peminatan bagi mahasiswa Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat dilakukan dalam rapat pimpinan FKM Unhas dan pimpinan Departemen. Peminatan ditawarkan pada saat mahasiswa semester 4 dengan syarat kuota maksimal 20% dari jumlah mahasiswa, IPK minimal 3,3 dan lulus MK Dasar Promosi Kesehatan dan Psikologi Kesehatan dengan nilai minimal B+.
 Spasi
E. Fasilitas
     Departemen PK-IP mempunyai sekretariat di lantai 3 FKM Unhas. Di dalamnya terdapat ruangan dosen dan ruang rapat dengan fasilitas lengkap. Departemen PK-IP mengelola radio komunitas pada frekuensi 90,5 MHz dengan nama Healthy Radio dan Ruangan Studio Mini di bawah manajemen Laboratorium AVA (Audio Visual Aids).
 spasi
F. Organisasi Profesi
     Peminat Promosi Kesehatan dapat bergabung di Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) dan International Union for Health Promotion and Education (IUHPE). PPPKMI bekerjasama dengan Pusat Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan RI melakukan konferensi setiap tiga tahun.
 Spasi
G. Prospek Kerja Lulusan
     Peluang kerja SKM Peminatan PK-IP masih terbuka luas. Di lingkungan Dinas Kesehatan dikenal jabatan fungsional (Jabfung) penyuluh kesehatan. Tenaga promosi kesehatan dibutuhkan pada setiap dinas kesehatan di tingkat kabupaten/kota, di tingkat provinsi dan di tingkat pusat pada Kementerian Kesehatan untuk mendukung organisasi dan kegiatan-kegiatan promosi kesehatan. Tenaga promosi kesehatan juga dibutuhkan di setiap rumah sakit baik RS pemerintah maupun RS swasta, Balai Pelatihan Kesehatan, sektor industri, LSM dan lembaga pendidikan dan penelitian.

 

FacebookTwitterGoogle+Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016