SEJARAH

Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

SEJARAH FKM UNHAS

 Spasi
     Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) adalah salah satu dari 14 Fakultas yang ada di Universitas Hasanuddin (Unhas). FKM Unhas mengembangkan pelaksanaan pendidikan dalam bidang ilmu kesehatan masyarakat dan ilmu gizi, penelitian dan pengabdian pada masyarakat.
    Sejak berdiri pada tanggal 5 November 1982, saat ini FKM Unhas telah memiliki 3 (tiga) Program Studi dan semuanya terakreditasi A dari BAN-PT, yaitu Program Studi S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari 7 Bagian dan 1 Konsentrasi, S1 Ilmu Gizi, dan S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat yang terdiri dari 7 Konsentrasi. Sejak Pebruari 2013, FKM Unhas telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2008 untuk implementasi Sistem Manajemen Mutu.
     FKM Unhas didukung oleh 82 tenaga pendidik (dosen tetap) dengan kualifikasi 35 orang berjenjang pendidikan S3 (14 orang dengan jenjang jabatan Guru Besar). Selebihnya dengan kualifikasi S2, di mana 19 orang di antaranya sedang mengikuti jenjang pendidikan S3. FKM Unhas juga didukung oleh tenaga administrasi sebanyak 44 orang, yang terdiri dari PNS sebanyak 28 orang dan tenaga kontrak sebanyak 16 orang.
     Saat ini, FKM Unhas telah menghasilkan lulusan Sarjana sebanyak 5271 orang (4948 Sarjana Kesmas dan 323 Sarjana Gizi), dan 1965 Magister sesuai daftar wisuda periode Maret 2013. Alumni FKM Unhas tersebar di seluruh Indonesia, terutama pada Kawasan Timur Indonesia (KTI).
KRONOLOGI SEJARAH FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT:
     Pada tahun 1973, beberapa praktisi kesehatan mulai merasakan adanya kebutuhan yang mendesak terhadap tenaga-tenaga kesehatan masyarakat, yang kemudian direspon oleh pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dengan jalan menjajaki kemungkinan pengembangan Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Pencegahan (IKM-IKP Fakultas Kedokteran Unhas) untuk dapat mengelola dan mendidik tenaga-tenaga di bidang kesehatan masyarakat.
     Delapan tahun kemudian tepatnya tanggal 16 Januari 1981, terbit SK Rektor Universitas Hasanuddin No.19/D.09.01/81 tentang pembentukan Panitia Persiapan Pendirian FKM Unhas (P3FKM). Anggota panitia ini terdiri atas unsur-unsur Fakultas Kedokteran Unhas dan Kanwil Departemen Kesehatan Propinsi Sulawesi Selatan. Tugas panitia ini adalah mempersiapkan berdirinya FKM Unhas untuk Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat yang diprioritaskan pada Sarjana Muda Kesehatan di wilayah Indonesia Timur. FKM yang akan dibentuk diusulkan terdiri dari 3 jurusan, yaitu jurusan Administrasi Kesehatan Masyarakat/ Kependudukan, Statistik/Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan/Pendidikan Kesehatan. Namun, usulan ini kemudian berubah dengan usulan pembentukan 5 (lima) jurusan yang sama dengan FKM yang telah berdiri terlebih dahulu pada beberapa perguruan tinggi negeri.
     Pada tanggal 8 Maret 1982, diadakan pertemuan antara P3FKM dengan tim dari Universitas Indonesia, CMS, dan FKM Universitas Airlangga. Hasil pertemuan tersebut adalah bahwa FKM Unhas akan dibuka pada tahun ajaran 1982/1983, dengan program studi kesehatan masyarakat.
     Pada tanggal 18 Agustus 1982, kuliah perdana mahasiswa FKM Unhas kelas kerjasama angkatan I sebanyak 21 orang. Kelas ini adalah realisasi kelas kerjasama dengan Departemen Kesehatan untuk memenuhi persyaratan pendirian Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, dengan program studi tunggal yaitu program studi kesehatan masyarakat.
     Pada tanggal 5 November 1982 dengan Nomor SK pendirian 0154/O/1982, FKM Unhas diresmikan berdirinya oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Prof. Dr. Dodi Tisna Amidjaja), dan juga dihadiri oleh menteri Kesehatan Republik Indonesia.
     Satu tahun kemudian (1983) keluar SK Menteri P dan K No. 0568/1983 tentang izin pendirian program studi kesehatan masyarakat dengan dengan 5 jurusan; yaitu jurusan Administrasi Kebijakan Kesehatan/Gizi Kesehatan Masyarakat, Biostatistik/Kependudukan & Keluarga Berencana, Epidemiologi, Kesehatan Lingkungan/Kesehatan Kerja dan Pendidikan Kesehatan & Ilmu Perilaku.
     Pada tahun 1996, atas desakan kebutuhan dan permintaan masyarakat, maka FKM selain melaksanakan pendidikan untuk kelas kerja sama dan kelas regular, juga membuka kelas ekstensi dan menerima mahasiswa baru untuk jenis kelas kerja sama maupun kelas regular. Pada tahun 2005, atas keputusan Senat Universitas Hasanuddin, nomenklatur Kelas Ekstensi diubah menjadi Kelas Regular Sore.
     Pada tahun 1999, dari 5 jurusan dikembangkan menjadi 7 bagian, yaitu Bagian Administrasi Kebijakan Kesehatan, Bagian Biostatistik/Kependudukan Keluarga Berencana, Bagian Epidemiologi, Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat, Bagian Kesehatan & Keselamatan Kerja, Bagian Kesehatan Lingkungan, dan Bagian Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Bersamaan dengan hal itu, terbit SK No. 115/DIKTI/Kep/1999 tentang pendirian Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat tertanggal 5 Maret 1999 yang ditandatangani oleh Bambang Suhendro selaku Dirjen Pendidikan Tinggi.
     Pada tahun 2005, atas desakan kebutuhan permintaan tenaga gizi dengan kompetensi gizi klinik, maka diresmikan berdirinya Program Studi Ilmu Gizi berdasarkan SK Dikti Nomor 3127/D/T/2005.
     Pada tahun 2006, atas usulan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat tentang pembukaan peminatan Administrasi Rumah Sakit, maka Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 1595/J.04/O/2007 mengesahkan pendirian Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin, yang dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan proses belajar mengajar di bawah koordinasi Bagian AKK. Kebijakan ini diambil berdasarkan keputusan Senat Fakultas Kesehatan Masyarakat.
     Pada tahun 2009, atas usulan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, maka Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 1880/H4/O/2009 mengesahkan Administrasi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin menjadi Bagian. Selanjutnya, Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 610/H4/P/2009 mengesahkan pendirian Peminatan Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Universitas Hasanuddin, yang dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan proses belajar mengajar di bawah koordinasi Bagian Biostatistik dan KKB. Kebijakan ini diambil berdasarkan keputusan Senat Fakultas Kesehatan Masyarakat.
     Pada tahun 2011, atas usulan Direktur Pascasarjana Universitas Hasanuddin No. 7894/H4.19/PP.37/2010 tertanggal 29 Desember 2010, maka Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 66/H4/O/2011 tertangal 6 Januari 2011 mengesahkan pembukaan Konsentrasi Ilmu Kesehatan Masyarakat Strata Tiga (S-3) pada Program Studi Ilmu Kedokteran Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin dan saat ini menunggu pendaftaran online Dikti untuk pembukaan Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Strata Tiga (S-3).
     Kepemimpinan (Dekanat) di FKM telah berganti sebanyak 8 kali, dengan periode kepemimpinan dekan sebagai berikut: Prof. dr. H. Siradjuddin BM, SKM (1982 – 1989), Prof. Dr. H. Nur Nasry Noor, MPH (1989 – 1996), Prof. Dr. dr. H. M. Rusli Ngatimin, MPH (1996 – 1999), Dr. dr. H. M. Tahir Abdullah, M.Sc., MSPH (1999 – 2002), Prof. Dr. dr. H. Nadjib Bustan, MPH (2002 – 2004), Prof. Dr. dr. H. A. Razak Thaha, M.Sc. (2004 – 2006), Prof. dr. H. Veni Hadju, M.Sc. Ph.D (2006 – 2010), Prof. Dr. dr. H. M. Alimin Maidin, MPH (2010 – 2014), Prof. Dr. drg. Andi Zulkifli, M.Kes (2014-Sekarang).
FacebookTwitterGoogle+Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016