MAKASSAR – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui ajang tahunan bergengsi, Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 6 Maret 2026, di Ruang K225, Gedung FKM Unhas ini, menjadi panggung bagi para inovator muda untuk memaparkan gagasan visioner mereka dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat di era digital.
Meningkatnya Antusiasme dan Ekosistem Kompetitif
Penyelenggaraan Pilmapres tahun ini mencatatkan tren positif dengan lonjakan jumlah peserta yang signifikan. Sebanyak 14 mahasiswa terbaik dari berbagai angkatan berkompetisi memperebutkan posisi delegasi fakultas, meningkat dibandingkan tahun 2025 yang diikuti oleh 11 peserta.
Komposisi peserta tahun ini menunjukkan distribusi potensi yang merata di seluruh jenjang angkatan:
- Angkatan 2022: 1 delegasi.
- Angkatan 2023: 3 delegasi.
- Angkatan 2024: 5 delegasi.
- Angkatan 2025: 5 delegasi.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Wahiduddin, SKM, M.Kes., dalam sambutan pembukaannya menyatakan bahwa peningkatan ini adalah bukti keberhasilan fakultas dalam membangun ekosistem akademik yang kompetitif dan inklusif. Beliau menjelaskan bahwa kebijakan universitas kini memberikan peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk bersaing di tingkat universitas melalui tiga kategori utama: Pratama, Utama, dan Paripurna.
Inovasi Teknologi dan Solusi Kesehatan Masa Depan
Sesi penjurian yang berlangsung ketat dipimpin oleh tim ahli yang terdiri dari Ulfah Najamuddin, S.Si, M.Kes., Basir, S.KM., M.Sc., dan Andi Imam Arudhana, S.Gz, MPH. Para peserta tidak hanya dinilai dari prestasi akademik, tetapi juga dari orisinalitas dan dampak nyata dari gagasan kreatif yang mereka usung.
Beberapa inovasi unggulan yang dipaparkan oleh mahasiswa mencakup pemanfaatan teknologi mutakhir dan pemberdayaan masyarakat, antara lain:
- AI untuk Kesehatan Mental: Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) yang dirancang khusus untuk deteksi dini masalah kesehatan mental dan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM).
- Model Intervensi Stunting dan Hipertensi: Pendekatan inklusif dalam pencegahan stunting dan hipertensi yang disesuaikan dengan kebutuhan komunitas lokal.
- Mitigasi Lingkungan dan Limbah: Strategi penanganan limbah tekstil sebagai upaya preventif terhadap dampak kesehatan lingkungan bagi masyarakat luas.

Sinergi dengan Sustainable Development Goals (SDGs)
Penyelenggaraan Pilmapres FKM Unhas 2026 bukan sekadar kompetisi internal, melainkan langkah nyata fakultas dalam berkontribusi pada agenda global Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui gagasan-gagasan yang dipresentasikan, FKM Unhas secara aktif mendukung dua poin utama SDGs:
- SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Inovasi mahasiswa dalam hal promotif dan preventif menjadi pilar penting dalam meningkatkan riset kesehatan masyarakat serta memperluas akses layanan kesehatan yang lebih efisien bagi seluruh lapisan masyarakat.
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Proses seleksi yang ketat ini merupakan bagian integral dari pengembangan kurikulum berbasis kompetensi. Hal ini mendorong mahasiswa untuk mengasah nalar kritis dan penguasaan keterampilan global yang diperlukan untuk bersaing di kancah internasional.
Menuju Visi Internasional dan Daya Saing Global
Selain sebagai ajang prestasi, keikutsertaan dalam Pilmapres juga memiliki nilai strategis bagi pengembangan diri mahasiswa. Kegiatan ini menunjang pemenuhan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian (MKPK) dan memastikan setiap program studi di FKM Unhas bergerak selaras menuju visi internasionalisasi.
Dengan dukungan penuh dari pimpinan fakultas, ketua departemen, serta seluruh civitas akademika, FKM Unhas optimis bahwa delegasi yang terpilih nantinya mampu berbicara banyak di tingkat universitas maupun nasional. Harapannya, semangat inovasi ini tidak berhenti pada kompetisi saja, tetapi dapat diimplementasikan menjadi solusi nyata bagi permasalahan kesehatan masyarakat di masa depan.