Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

Mahasiswa PKIP FKM Unhas bersama Petugas Kesehatan Puskesmas Tinggimoncong Lakukan Imunisasi MR dan Pemeriksaan Tekanan Darah

Petugas Kesehatan Puskesmas Tinggimoncong yang terdiri dari bidan dan petugas Posbindu PTM bersama mahasiswa magang Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (PKIP FKM Unhas) melakukan imunisasi MR di SMP Negeri 1 Tinggimoncong, Malino, Senin, 24/09/2018. Imunisasi MR dilakukan kepada semua kelas yaitu kelas VII, VIII, dan IX serta pemeriksaan tekanan darah kelas bagi siswa kelas IX.

Mahasiswa PKIP FKM Unhas yang sedang magang ada 3 orang yaitu Muh. Asrul Taufiq Arifuddin, Agustina, dan Nur Syamsinar. Menurut Muhammad Rachmat, dosen pengelola magang PKIP yang dikonfirmasi secara terpisah, mahasiswa akan magang sampai tanggal 10 Oktober 2018. “Mahasiswa magang selama 20 hari kerja. Mereka diharapkan belajar tentang pengelolaan program di puskesmas. Hari ini mahasiswa berpartisipasi dalam kegiatan imunisasi MR di sekolah. Imunisasi MR sangat penting dilakukan sebagai bentuk pencegahan terbaik untuk penyakit campak dan rubella”, tutur Rahmat.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Tinggimoncong, Bapak Sutopo, merespons baik kegiatan ini. Menurutnya, imunisasi MR akan meningkatkan sistem daya tahan tubuh. “Kita merespons positif kegiatan ini. Imunisasi MR sebagai salah satu cara agar anak-anak menjadi sehat dan sistem daya tahan tubuh menjadi kebal. Kalau hoax yang selalu beredar di media sosial saya kurang setuju karena sudah ada rekomendasi dari WHO, fatwa ulama seluruh dunia, dan dari hasil penelitian pakar”, jelas Sutopo.

Pihak orang tua siswa juga mendukung pemberian imunisasi MR ini. Salah satunya Ibu Ingrit. Menurutnya, imunisasi MR sangat baik untuk kesehatan dan sistem imun anak serta untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Mengenai berita hoax yang ada di media sosial sangat tidak mendukung generasi Indonesia untuk hidup sehat. Selain itu, salah seorang siswa bernama Tri Nurwahid Mustakim memberikan komentar bahwa rasa sakit yang dirasakan hanya sesaat yaitu pada saat disuntik saja.

Petugas kesehatan Puskesmas Tinggimoncong Ibu Bidan Marwa dan Ibu Bidan Ridha menyampaikan bahwa imunisasi MR sangat penting demi kesehatan anak bangsa. Anak-anak yang menolak imunisasi MR yang meskipun orang tuanya sudah diberikan sosialisasi namun tetap menolak, maka perlu pendekatan kelompok untuk menjelaskan kembali pentingnya imunisasi MR. Pendekatan ini penting agar orang tua tidak terpengaruh oleh hoax yang beredar di media sosial.

Selain imunisasi, petugas puskesmas juga melakukan pemeriksaan tekanan darah. Kegiatan ini dilakukan oleh petugas Posbindu PTM. Pemeriksaan tekanan darah siswa bagi kelas IX diharapkan agar dapat mendeteksi penyakit tidak menular secara dini. “Pelaksanaan kegiatan posbindu dan imunisasi MR yang direncanakan tiap bulan dan merupakan suatu kegiatan yang di laksanakan setiap kelurahan dan desa serta sekolah yang ada di wilayah kerja Puskesmas Tinggimoncong”, tutup Kepala Puskesmas Tinggimoncong Bapak Muh. Arifuddin, S.KM.

Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016