Profil Kesehatan Masyarakat (S.KM)

Faculty of Public Health, Universitas Hasanuddin

Deskripsi Program Studi Kesehatan Masyarakat
     Program Studi Kesehatan Masyarakat adalah salah satu program studi di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan kategori A dan juga telah menerima ISO 9001: 2008 untuk penerapan Sistem Manajemen Mutu. Lulusan program studi ini memberikan tingkat pertama SKM (Public Health Scholar) atau Sarjana Kesehatan Masyarakat. Profil lulusan harus memiliki pengetahuan yang baik dan keterampilan tentang Manajemen, harus menjadi Inovator, Researcher (peneliti), Learner (pembelajar), dan harus menjadi Leader (pemimpin) dan Educator (pendidik) atau disingkat dengan MIRACLE.
 spasi
Sejarah Singkat Program Studi
Pada tahun 1973, beberapa praktisi kesehatan mulai merasakan adanya kebutuhan yang mendesak terhadap tenaga-tenaga kesehatan masyarakat. Hal ini kemudian direspon oleh pimpinan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin dengan jalan menjajaki kemungkinan pengembangan Bagian Ilmu Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Kedokteran Pencegahan (IKM-IKP Fakultas Kedokteran Unhas). Penjajakan ini ditujukan agar dapat mengelola dan mendidik tenaga-tenaga di bidang kesehatan masyarakat.

Delapan tahun kemudian tepatnya tanggal 16 Januari 1981, terbit SK Rektor Universitas Hasanuddin No.19/D.09.01/81 tentang pembentukan Panitia Persiapan Pendirian Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (P3FKM UNHAS). Anggota panitia ini terdiri atas unsur-unsur Fakultas Kedokteran Unhas dan Kanwil Departemen Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Tugas panitia ini adalah mempersiapkan berdirinya FKM Unhas untuk Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat (Prodi S1 Kesmas) yang diprioritaskan pada Sarjana Muda Kesehatan di wilayah Indonesia Timur. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang akan dibentuk diusulkan terdiri dari 3 jurusan, yaitu jurusan; 1). Administrasi Kesehatan Masyarakat/Kependudukan, 2). Statistik/Epidemiologi, 3). Kesehatan Lingkungan/Pendidikan Kesehatan. Namun, usulan ini kemudian berubah dengan usulan pembentukan 5 (lima) jurusan yang sama dengan FKM yang telah berdiri terlebih dahulu pada beberapa perguruan tinggi negeri.

Pada tanggal 8 Maret 1982, diadakan pertemuan antara P3FKM UNHAS dengan tim dari Universitas Indonesia, CMS, dan FKM Universitas Airlangga. Hasil pertemuan tersebut adalah bahwa FKM Unhas akan dibuka pada tahun ajaran 1982/1983, dengan program studi kesehatan masyarakat.

Pada tanggal 18 Agustus 1982, kuliah perdana mahasiswa FKM Unhas kelas kerjasama angkatan I sebanyak 21 orang. Kelas ini adalah realisasi kelas kerjasama dengan Departemen Kesehatan untuk memenuhi persyaratan pendirian Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas, dengan program studi tunggal yaitu program studi kesehatan masyarakat. Kemudian pada tanggal 5 November 1982 dengan Nomor SK pendirian 0154/O/1982, FKM Unhas diresmikan berdirinya oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Prof. Dr. Dodi Tisna Amidjaja), dan juga dihadiri oleh menteri Kesehatan Republik Indonesia.

Satu tahun kemudian (1983) keluar SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0568/1983 tentang izin pendirian program studi kesehatan masyarakat dengan 5 jurusan yaitu; 1). Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)/Gizi Kesehatan Masyarakat, 2). Biostatistik/Kependudukan & Keluarga Berencana (KKB), 3). Epidemiologi, 4). Kesehatan Lingkungan/Kesehatan Kerja dan 5). Pendidikan Kesehatan & Ilmu Perilaku.

Pada tahun 1999, dari 5 jurusan dikembangkan menjadi 7 bagian. Ketujuh bagian tersebut, yakni; 1). Bagian Administrasi Kebijakan Kesehatan, 2). Bagian Biostatistik/Kependudukan Keluarga Berencana, 3). Bagian Epidemiologi, 4). Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat, 5). Bagian Kesehatan & Keselamatan Kerja, 6). Bagian Kesehatan Lingkungan, dan 7). Bagian Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku.

Pada tahun 2006, atas usulan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat tentang pembukaan peminatan Administrasi Rumah Sakit, maka Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 1595/J.04/O/2007 mengesahkan pendirian Konsentrasi Administrasi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin, yang dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan proses belajar mengajar di bawah koordinasi Bagian AKK. Kebijakan ini diambil berdasarkan keputusan Senat Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Pada tahun 2009, atas usulan Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat, maka Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 1880/H4/O/2009 mengesahkan Administrasi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin menjadi Bagian. Selanjutnya, Rektor Universitas Hasanuddin melalui Surat Keputusan No. 610/H4/P/2009 mengesahkan pendirian Peminatan Kesehatan Reproduksi dan Keluarga Universitas Hasanuddin, yang dalam pelaksanaan kegiatan akademik dan proses belajar mengajar di bawah koordinasi Bagian Biostatistik dan KKB. Kebijakan ini diambil berdasarkan keputusan Senat Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Visi
“Menjadi Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat yang unggul dan berstandar internasional berbasis Benua Maritim Indonesia tahun 2024”
spasi
Misi
1. Menyelenggarakan pendidikan sarjana kesehatan masyarakat yang berkualitas untuk menghasilkan insan cendekia yang mandiri, beretika, dan berdaya saing global.
2. Menghasilkan penelitian dan pengabdian masyarakat tingkat sarjana serta melakukan hilirisasi riset unggulan yang bermaslahat bagi masyarakat.
3. Menyelenggarakan tata kelola program studi yang modern berbasis digital.
spasi
Tujuan dari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat:
1. Melahirkan Sarjana Kesehatan Masyarakat yang kompetitif (inovatif, kreatif, proaktif) dan berakhlak mulia.
2. Menghasilkan penelitian dalam bidang kesehatan masyarakat yang menjadi rujukan nasional dan internasional.
3. Menghasilkan pengabdian masyarakat yang mendukung pencapaian program SDGs
4. Terwujudnya sistem manajemen mutu yang berstandar ISO dalam tata kelola fakultas secara berkesinambungan
 sapisasasas
Capaian Pembelajaran (CPL) Program Studi
1. Berkontribusi dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat secara mandiri, disiplin, dan bertanggung jawab berdasarkan Pancasila
2. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik dalam menjalankan tugas profesinya
3. Mampu menjelaskan konsep dasar ilmu kesehatan masyarakat dalam peningkatan status kesehatan masyarakat
4. Mampu memecahkan masalah kesehatan masyarakat sesuai karakteristik Benua Maritim Indonesia
5. Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan kesehatan masyarakat
6. Mampu menerapkan prinsip epidemiologi dan biostatistik dalam analisis situasi bidang kesehatan masyarakat
7. Mampu menerapkan perencanaan dan kebijakan dalam penyusunan program kesehatan masyarakat
8. Mampu menunjukkan komunikasi efektif dalam pelayanan dan diseminasi informasi kesehatan masyarakat
9. Mampu mengidentifikasi determinan sosial budaya dalam kesehatan masyarakat
10. Mampu mempraktekkan metode pemberdayaan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat
11. Mampu menerapkan konsep pembiayaan dalam perencanaan program kesehatan masyarakat
12. Mampu menerapkan kepemimpinan dan cara berpikir sistem dalam bekerja secara kolaboratif
 sa
Delapan Kompetensi akan menghasilkan sarjana Ilmu Kesehatan Masyarakat dan memiliki profil diharapkan memiliki kualifikasi “MIRACLE” seperti yang dinyatakan di bawah ini:
1. Manager, yang berarti mereka mampu mengelola Program Kesehatan Masyarakat
2. Innovator, yang berarti mereka mampu melakukan pendekatan yang inovatif
3. Researcher, yang berarti mereka memiliki keterampilan dalam melakukan penelitian dan menjelajahi bukti untuk membuat keputusan
4. Apprenticer, yang berarti mereka profesional dalam pembelajaran hidup
5. Communitarian, yang berarti mereka mampu bekerja di tengah masyarakat
6. Leader, yang berarti mereka dapat menjadi pengambil keputusan untuk menemukan visi untuk kesehatan masyarakat
7. Educator, yang berarti mereka mampu mendidik semua orang untuk hidup sehat.
 spasi
Peminatan/ Departemen di FKM UNHAS :
1. Peminatan Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)
2. Peminatan Biostatistik/ KKB
3. Peminatan Epidemiologi
4. Peminatan Kesehatan Lingkungan
5. Peminatan Keselamatan & Kesehatan Kerja (K3)
6. Peminatan Promosi Kesehatan & Ilmu Perilaku (PKIP)
7. Peminatan Manajemen Rumah Sakit (MRS)

 

Selain Pendaftaran Mahasiswa Baru melalu Program Reguler, Fakultas Kesehatan Masyarakat juga membuka pendaftaran Mahasiswa Baru melalui Jalur Tugas Belajar (Alih Jenjang D3 ke S1) dan juga pendaftaran Mahasiswa Baru melalui Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat di brosur berikut:

  1. Brosur Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Tugas Belajar (Alih Jenjang D3 ke S1)
  2. Brosur Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) FKM Unhas
Share
© Fakultas Kesehatan Masyarakat 2016