5°07'40.9"S 119°29'11.0"E

fkm@unhas.ac.id

Transformasi Lima Tahun Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Unhas: Menuju Pusat Unggulan Kebijakan Kesehatan Berkarakter Maritim

MAKASSAR – Program Studi Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan (AKK), Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin (Unhas) kini genap melangkah selama lima tahun. Sejak resmi didirikan, perjalanan setengah dekade ini bukan sekadar angka, melainkan sebuah fase krusial yang menandai transformasi institusional yang signifikan. Dari tahap perintisan yang penuh tantangan, kini Magister AKK Unhas telah berhasil mengukuhkan posisinya sebagai pusat unggulan pendidikan kebijakan kesehatan yang memiliki karakter unik, yakni berfokus pada wilayah maritim.

Ketua Program Studi Magister AKK Unhas, Prof. Amran Razak, S.E., M.Sc., dalam momentum Workshop Rencana Strategis (Renstra) 2025-2029, menegaskan bahwa pencapaian selama lima tahun ini adalah bukti nyata dari komitmen seluruh civitas akademika. Kualitas akademik yang terjaga, relevansi kurikulum yang selalu diperbarui, serta kapasitas kelembagaan yang semakin solid menjadi pondasi utama dalam menjawab tantangan sektor kesehatan yang kian kompleks di masa depan.

Visi Strategis dan Kurikulum Berbasis Systems Thinking

Dalam menghadapi dinamika global, Magister AKK Unhas tidak hanya mencetak lulusan yang mahir secara administratif, tetapi juga pemimpin yang memiliki ketajaman analisis. Kurikulum yang diterapkan dibangun di atas pilar-pilar strategis, dengan penekanan utama pada penguatan kepemimpinan (leadership) dan pola pikir sistem (systems thinking).

Pendekatan systems thinking menjadi sangat vital karena sektor kesehatan tidak berdiri sendiri. Ia berkaitan erat dengan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Dengan memahami kompleksitas ini secara utuh, lulusan Magister AKK Unhas diharapkan mampu menjadi nakhoda dalam perubahan kebijakan kesehatan yang lebih adaptif dan solutif.

Policy Lab: Menjembatani Akademisi dan Praktisi Kebijakan

Salah satu inovasi unggulan yang terus diperkuat oleh prodi ini adalah keberadaan Policy Lab (Laboratorium Kebijakan). Laboratorium ini dirancang sebagai jembatan yang menghubungkan dunia teoretis di kampus dengan realitas praktik kebijakan publik di lapangan. Melalui Policy Lab, hasil-hasil riset tesis mahasiswa dan penelitian dosen tidak hanya berakhir sebagai tumpukan kertas di perpustakaan.

Fungsi utama Policy Lab adalah melakukan translasi riset menjadi policy brief, naskah akademik kebijakan, serta model tata kelola kesehatan yang berbasis bukti (evidence-based policy). Hal ini sejalan dengan arahan Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc (Prof JJ), yang senantiasa mendorong terbentuknya Thematic Research Group. Magister AKK mengambil peran strategis di sini dengan memfokuskan kajian pada isu-isu krusial seperti rujukan lintas pulau, mobilitas penduduk di wilayah pesisir, serta sistem pembiayaan kesehatan yang sesuai dengan karakteristik geografis wilayah kepulauan.

Fokus Maritim: Menjawab Tantangan Geografis Indonesia

Sebagai universitas yang berada di gerbang Indonesia Timur, karakter maritim menjadi ruh dari setiap kajian di Magister AKK Unhas. Tantangan akses kesehatan bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil memerlukan pendekatan administrasi yang berbeda dibandingkan dengan wilayah daratan. Adaptasi sistem kesehatan terhadap perubahan iklim dan potensi bencana di wilayah pesisir juga menjadi prioritas riset utama.

Seluruh agenda riset yang dijalankan diarahkan untuk menghasilkan manfaat publik yang terukur. Dengan melibatkan kemitraan strategis bersama pemerintah daerah, sektor industri, serta jejaring internasional, Magister AKK Unhas berupaya menciptakan ekosistem kesehatan yang lebih tangguh.

Kontribusi Terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Perjalanan dan visi Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Unhas secara langsung berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Khususnya pada SDG Tujuan 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera, prodi ini berperan aktif dalam memperkuat sistem kesehatan nasional guna mencapai cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage). Melalui riset mengenai rujukan lintas pulau dan pembiayaan kesehatan berbasis wilayah, Magister AKK berupaya mengurangi ketimpangan akses kesehatan (SDG Tujuan 10: Mengurangi Ketimpangan) bagi masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Selain itu, fokus pada adaptasi sistem kesehatan terhadap perubahan iklim di wilayah pesisir sejalan dengan SDG Tujuan 13: Penanganan Perubahan Iklim. Dengan mencetak administrator kesehatan yang kompeten dan memiliki visi keberlanjutan, Magister AKK Unhas turut serta dalam membangun institusi yang tangguh dan efektif (SDG Tujuan 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh), guna memastikan bahwa pembangunan kesehatan tidak meninggalkan satu orang pun di belakang (leave no one behind).

Harapan dan Masa Depan (Renstra 2025-2029)

Memasuki periode rencana strategis yang baru, Magister AKK Unhas menargetkan reputasi alumni yang lebih kuat secara global. Alumni diharapkan tidak hanya unggul dalam tataran konsep akademik, tetapi juga menjadi agen perubahan yang nyata dalam menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Transformasi lima tahun pertama ini hanyalah awal dari perjalanan panjang. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Magister Administrasi dan Kebijakan Kesehatan FKM Unhas siap menjadi pelopor dalam mewujudkan masyarakat maritim yang sehat, berdaulat, dan memiliki daya tahan tinggi terhadap berbagai tantangan kesehatan di masa depan.

Kabar Terkini

tentang kami

FKM UNHAS

Jln. Perintis Kemerdekaan Km. 10.
Kampus Unhas Tamalanrea Makassar 90245
Sulawesi Selatan, Indonesia