5°07'40.9"S 119°29'11.0"E

fkm@unhas.ac.id

Strategi FKM Unhas Menuju World Class University: Finalisasi Renstra Prodi 2025-2029

MAKASSAR – Dalam upaya mempertegas eksistensinya di kancah internasional, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) sukses menggelar agenda strategis bertajuk “Workshop Finalisasi Rencana Strategis (Renstra) Program Studi Periode 2025-2029”. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 28 Februari 2026 ini, menjadi tonggak penting bagi setiap program studi (prodi) dalam menyusun peta jalan akademis yang adaptif dan visioner.

Dilaksanakan secara hybrid dari Hotel Unhas Makassar dan terkoneksi melalui platform Zoom Meeting, acara ini melibatkan partisipasi aktif dari seluruh civitas akademika, mulai dari pimpinan fakultas, dosen, hingga pemangku kepentingan eksternal.

Menghidupkan Dokumen Strategis: Bukan Sekadar Formalitas

Wakil Dekan Bidang Perencanaan, Sumber Daya, dan Alumni, Prof. Dr. Atjo Wahyu, SKM., M.Kes., yang hadir mewakili Dekan FKM Unhas, menekankan pentingnya perubahan paradigma terhadap dokumen Renstra. Dalam arahannya, beliau menegaskan bahwa Renstra program studi tidak boleh menjadi dokumen statis yang hanya “tersimpan di laci meja”.

“Renstra adalah panduan hidup bagi setiap prodi. Ia harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman namun tetap berpijak pada Renstra Universitas sebagai rujukan utama,” ujar Prof. Atjo. Beliau juga menambahkan bahwa setiap langkah pengembangan akan terus dipantau secara ketat oleh Gugus Penjaminan Mutu dan Reputasi (GPM-PR) guna memastikan standar kualitas tetap terjaga.

Menyelaraskan Visi dengan Lima Pilar Utama Unhas

Sesi utama workshop menghadirkan Prof. Sumbangan Baja, M.Phil, Ph.D., yang membedah strategi finalisasi dokumen dengan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Unhas 2030. Beliau memaparkan bahwa setiap prodi di lingkup FKM Unhas wajib menyinergikan visi dan misinya ke dalam Lima Pilar Utama Pengembangan Unhas, yaitu:

  1. Reputasi Internasional: Mendorong pengakuan global terhadap kualitas lulusan dan riset.
  2. Insan Cendekia Berkarakter: Menghasilkan lulusan yang unggul secara intelektual dan memiliki integritas moral.
  3. Kemaslahatan Benua Maritim Indonesia (BMI): Fokus pada kebermanfaatan bagi masyarakat pesisir dan kepulauan.
  4. IPTEKS Berbasis BMI: Pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan karakteristik maritim Indonesia.
  5. Kampus Modern dan GUG: Mewujudkan tata kelola universitas yang baik (Good University Governance), ramah lingkungan, dan otonom.

Selain itu, Prof. Sumbangan juga menyoroti sembilan isu strategis nasional dan global, termasuk transformasi sistem pembelajaran digital serta persiapan sumber daya manusia menuju visi Indonesia Emas 2045.

Sinergi Multisektor: Melibatkan Alumni dan Pengguna Lulusan

Kekuatan dari workshop ini terletak pada sesi diskusi paralel melalui breakout room. Sebanyak 10 Program Studi di FKM Unhas—mulai dari jenjang Sarjana (S1), Magister (S2), Doktor (S3), hingga Pendidikan Profesi—memaparkan draf program kerja mereka untuk dikritisi oleh para pemangku kepentingan.

Diskusi ini melibatkan alumni, mahasiswa aktif, hingga para pengguna lulusan (users) untuk memastikan bahwa kurikulum dan rencana pengembangan prodi relevan dengan kebutuhan pasar kerja global. Menariknya, bagi Program Studi S2 Administrasi Rumah Sakit (ARS), kegiatan ini menjadi ajang sosialisasi karena dokumen Renstra mereka telah disahkan lebih awal oleh Senat.

Adapun daftar program studi yang terlibat aktif dalam finalisasi ini antara lain:

  • S1 Kesehatan Masyarakat & S1 Ilmu Gizi.
  • S2 Kesehatan Masyarakat, S2 Ilmu Gizi, dan S2 Kesehatan Lingkungan.
  • S2 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta S2 Administrasi Kebijakan Kesehatan.
  • S3 Kesehatan Masyarakat.
  • Pendidikan Profesi Dietisien.

Kontribusi Nyata terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)

Finalisasi Renstra Prodi FKM Unhas ini bukan sekadar urusan internal kampus, melainkan bentuk komitmen nyata dalam mendukung agenda global Sustainable Development Goals (SDGs). FKM Unhas secara spesifik memfokuskan rencananya pada dua poin utama:

  • SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): Melalui penguatan pendidikan yang bersifat promotif dan preventif, peningkatan riset kesehatan masyarakat yang solutif, serta memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat luas.
  • SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Diwujudkan melalui penyelarasan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), peningkatan mutu metode pembelajaran, serta pemberian akses pendidikan kesehatan yang inklusif bagi semua kalangan.

Menatap Masa Depan: Komprehensif dan Terarah

Dengan berakhirnya workshop ini, FKM Unhas menargetkan seluruh program studi memiliki pedoman pengembangan akademik, penelitian, dan tata kelola yang komprehensif untuk periode 2025–2029. Dokumen ini diharapkan menjadi kompas bagi fakultas untuk terus bergerak maju, meningkatkan daya saing global, dan mewujudkan visi internasionalisasi yang dicanangkan oleh universitas.

Penyusunan strategi yang matang ini menjadi bukti bahwa FKM Unhas siap menghadapi tantangan kesehatan di masa depan dengan fondasi perencanaan yang kuat dan inklusif.

Kabar Terkini

tentang kami

FKM UNHAS

Jln. Perintis Kemerdekaan Km. 10.
Kampus Unhas Tamalanrea Makassar 90245
Sulawesi Selatan, Indonesia