Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tanggap Bencana di Kabupaten Aceh Tamiang pada 13–26 Desember 2025 menjadi panggung nyata bagi mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin untuk terjun langsung dalam misi kemanusiaan. Fitria Ramadani, salah satu mahasiswa yang terlibat, menjadi representasi kontribusi akademisi muda dalam mendukung proses pemulihan masyarakat setelah tertimpa bencana alam.

Kolaborasi Strategis dan Aktivitas Lapangan.
Keberhasilan misi ini tidak lepas dari sinergi antara mahasiswa dengan berbagai pihak di lapangan. Fitria terlibat aktif dalam koordinasi intensif dengan perangkat desa setempat serta berbagai organisasi relawan, di antaranya:
- DMC IKATEK UNHAS.
- KAGAMA Care dan Garda Care.
- Jejaring relawan Nalar, Naluri, dan Nurani.
Selama masa penugasan, fokus utama tim adalah menangani aspek vital kesehatan dan logistik yang meliputi pendataan kebutuhan dasar warga serta implementasi program Water, Sanitation, and Hygiene (WASH). Langkah ini krusial untuk memastikan akses air bersih dan sanitasi tetap terjaga di tengah kondisi pascabencana yang dinamis.

Pemulihan Holistik: Dari Fisik hingga Psikososial.
Tim KKN Tematik ini memahami bahwa pemulihan tidak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga mental. Oleh karena itu, dilakukan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) yang menyasar anak-anak dan keluarga terdampak. Melalui metode edukasi sederhana dan aktivitas bermain, relawan berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman guna meminimalisir dampak trauma psikologis pada warga.
Relevansi Ilmu dan Kontribusi SDGs
Bagi Fitria, pengalaman ini merupakan laboratorium hidup untuk menerapkan ilmu kesehatan masyarakat secara humanis. Peran tenaga kesehatan masyarakat dinilai sangat krusial dalam situasi darurat, mulai dari pencegahan penyakit hingga pemulihan psikososial.
Selain itu, kegiatan ini secara langsung mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu:
- SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan): Melalui layanan kesehatan dan dukungan psikososial.
- SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi): Melalui program WASH dan distribusi air bersih.
- SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan): Melalui penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana.
Kesuksesan program ini juga didukung penuh oleh pihak dekanat, khususnya Dr. Wahiduddin, SKM, M.Kes (Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan FKM Unhas), yang mengawal proses dari keberangkatan hingga kepulangan tim.